Laman

Senin, 15 September 2008

Multiple Intelligences

Kecerdasan tak hanya dilihat dari segi linguistik dan logika. Ada berbagai kecerdasan lain dan juga cara-cara yang berbeda dalam mengajar anak, sehingga dapat diperoleh hasil yang menakjubkan. Multiple Intelligences memberikan jawaban itu.

Apakah multiple intelligences itu?
Teori multiple intelligences dikembangkan oleh Dr.Howard Gardner, profesor bidang pendidikan di Harvard University Amerika Serika. Berdasarkan pandangannya bahwa kecerdasan pada saat sebelumnya, hanya dilihat dari segi linguistik dan logika. Padahal ada berbagai kecerdasan dan tipe lain yang tidak diperhatikan.
Multiple intelligences adalah sebuah penilaian yang melihat secara deskriptif bagaimana individu menggunakan kecerdasannya untuk memecahkan masalah dan menghasilkan sesuatu.
Bagi Gardner, tidak ada anak yang bodoh atau pintar. Yang ada, anak yang menonjol dalam salah satu atau beberapa jenis kecerdasan. Dengan demikian, dalam menilai dan menstimulasi kecerdasan anak, orang tua dan guru selayaknya dengan jeli dan cermat merancang sebuah metode khusus.

Selain potensi anak, kecerdasan juga berkaitan dengan peran otak. Dalam masa balita, tumbuh kembang otak si kecil sangat pesat. Untuk mengoptimalkan tumbuh kembang tersebut, mereka memerlukan satu kebutuhan dasar, yakni makanan bermutu yang aman dan stimuli yang tepat.

Ada delapan kecerdasan multiple yang dikembangkan oleh Gardner, yaitu :
1. Kecerdasan lingusitik (Linguistik Intelligence)
2. Kecerdasan logika-matematika (Logical-mathematic Intelligences)
3. Kecerdasan visual-spasial (Spatial Intelligences)
4. Kecerdasan gerak tubuh (Bodily-kinesthetic Intelligences)
5. Kecerdasan muusikal (Musical Intelligences)
6. Kecerdasan Interpersonal (Interpersonal Intellegences)
7. Kecerdasan intrapersonal (Intrapersonal Intellegences)
8. Kecerdasan naturalis (Naturalist Intellengences)

Kedelapan kecerdasan tersebut bisa saja dimiliki oleh seorang individu, hanya saja dalam taraf berbeda. Selain itu, kecerdasan ini juga tidak berdiri sendiri, terkadang bercampur dengan yang lain.

Tidak ada komentar: